|
![]() "Maaaaaaaaaaaaaaaf saya tak sempat bikin komik strip hari ini karena jadwal padat sekali. Untuk Sementara review komik aja dulu, ya! Ini mau diposting kemaren-kemaren tapi blognya error." Jali Tokcer bercerita tentang pemuda yang akhirnya harus berurusan dengan para pencoleng karena Jali bekerja sebagai mandor di gudang sabun. Lucu banget walaupun waktu itu saya masih kecil, susah memahami ejaan lama. Walaupun bahasanya nggak se-jadul Meneer Koeaingdiandjingkeunsiah tapi tetep aja sulit! Adegan diatas adalah adegan favorit saya waktu kecil. Si kuli jahat dibekap ketek Jali sampai muntah-muntah. Hal yang hampir luput dari perhatian saya ialah ejaan di sampul dan isi komik ternyata berbeda. Mungkin sampulnya dibuat belakangan setelah ada peraturan ejaan baru. Btw, kemampuan naratif komik ini mengagumkan. Jumlah panel komik yang hanya 2 panel setiap halaman tak membuat saya melewatkan setiap gambar. Terlebih gaya bahasa jaman dahulu memang membuat geli. Jadi bertanya-tanya apakah penggemar Sopoiku dulu juga tertawa seperti saya? Ha..ha..:D Komik ini warisan para paman saya. (Kebayang 'kan sejak kecil saya dicekoki berbagai komik ?) Jali Tokcer dibikin oleh Sopoiku, alias Kho Wan Gie. Menurut Wikipedia, Kho Wan Gie mengawali ngomik sejak tahun 1930 berupa komik strip berjudul Si Put On. Si Put On diterbitkan di majalah Pantjawarna dan harian Warta Bhakti yang katanya beraliran kiri. Nama Sopoiku adalah nama samaran Kho Wan Gie. Sejak peristiwa G30S majalah dan harian yang memuat karyanya berhenti terbit, Kho Wan Gie menggunakan nama Sopoiku untuk berkarya. Sopoiku? Nama yang aneh. "Sopo iku" kurang lebih berarti "Siapa itu" dalam bahasa Indonesia. Mirip dengan Kipo, ya? Makanan khas Kota Gede Yogyakarta. Nama Kipo berasal dari singkatan "Iki 'po?" (Ini apa?). Nama yang aneh. Saya tak menyangka begitu banyak informasi tentang Sopoiku di internet. Seperti kata Donny Anggoro, komik tak pernah mati. Kho Wan Gie saja yang sejak 1930 sudah berkarya, hingga kini namanya masih dikenang. |
| tjamboek_berdoeri December 10, 2007 11:52 AM PST Ini ada sebagian dari covernja Sopoiku http://tjamboek28.multiply.com/photos/album/79/Kenangan_Sopoiku + kenapa sopoiku moesti diawasin selagi bikin komik?, bisa diliat disini http://tjamboek28.multiply.com/photos/album/80 semoga berfaedah | ||
| mi2htm August 31, 2006 05:52 PM PDT baca comment mpokb jadi inget INIIS.kapan-kapan diposting,To! | ||
| siberia August 31, 2006 07:27 AM PDT aduuh...gubrak!! ini komik jaman saya masih SD:D plus Nona Agogo..hihihi...rasanya lamat2 masih ingat... | ||
| koeaing! August 30, 2006 07:20 PM PDT sopoiku inih ik tengok terachier dija orang poenja gambar tjoret di itoe madja'alah ria film poen..... | ||
| tito August 30, 2006 06:37 PM PDT @mimi hitam: no money no paman? Si Lemot?oh, ada..ada. @Sir Mbilung de ndobospol: Nona Agogo gak punya, Sir. Pengen cari, je. @NameSS: Sopo iki?Paling2 bokap gua, nih. @paman tyo:no money no PAMAN! | ||
| mpokb August 30, 2006 06:28 PM PDT kayaknya pernah baca yg semacam ini waktu kecil, tapi tokohnya gareng petruk? | ||
| Name mi2htm August 30, 2006 05:50 PM PDT no money no paman | ||
| Mbilung August 30, 2006 05:44 PM PDT Maaaas...masih punya Nona Agogo? | ||
| NameSS August 30, 2006 05:43 PM PDT IYA, KOMIKNYA PAKDE NU2K PAKTONI BUHENI PAKTYOK N ADIK2 | ||
| paman tyo August 30, 2006 04:05 PM PDT ha itu komiknya ibumu waktu bocah le :D | ||
| Leave a Comment: |