Yang benar begini, yang benar begitu. Haruskah kuturuti?
Am I a mindless person? Look at me, I don't have a chance to seek my own truth.Aku sebal dinasehati melulu.
Kemudian keluarlah kalimat sakti darinya, " Orang bijak belajar dari kesalahan orang lain, tetapi orang bodoh belajar dari kesalahannya sendiri. ". Kalimat itu sama dengan tulisan yang pernah kubaca dari lukisan mural di Jogja.
Ok, memangnya kita punya cerita kalau tidak ada yang salah? Robot bisa diprogram melakukan semuanya dengan benar, dan dia tidak punya perasaan.
Tuhan? Ia tidak pernah berbuat kesalahan? ...oh.
Kubillang, lakukan kesalahan dalam hidupmu dan maknai itu!
-ditulis saat sedang mabuk dan tidak ke gereja di hari Minggu.
Posted at 01:44 pm by
dokter tito
Permalink

Memang advertisement yang nakal dari L.A lights. Tetapi sesungguhnya ini reaksi normal seseorang yang sangat sayang terhadap pasangannya. Semua rentetan pertanyaan itu dimaksudkan supaya sang kekasih mendapatkan yang terbaik. Iyakah?
Saya selama ini sering online yahoo messenger dengan status invisible, baru beberapa minggu lalu saya mengaktifkan wall di facebook setelah lama saya non-aktifkan, bahkan saya tak punya plurk. Kenapa? Saya merasa bebas dengan ide-ide nakal ketika saya tak termonitor.
Saya merasa seperti lumba-lumba yang berenang lincah dibawah permukaan air, kemudian muncul tiba-tiba di tempat yang sama sekali tidak diduga sembari sesekali menertawakan. Ada lumba-lumba besar yang salah kaprah dijuluki paus pembunuh. Sebut saja dia Orca (Orcinus orca). Popularitasnya terangkat oleh film Free Willy, silahkan saksikan lagi kalau anda lupa betapa asyiknya bebas dari kungkungan.
Di lain waktu, secara tak sengaja saya menguping kisah bahwa Simbah Kakung saya adalah orang yang kikuk ketika diawasi istrinya, tapi ketika lepas dari pengawasan beliau bisa menjadi orang yang antisipatif dan penuh ide cemerlang. Saya yakin sifat ini menurun ke anak cucunya dan saya yakin masing-masing dari anda punya cerita gila selama berada di luar pengawasan pasangan. Jangan salah, saya juga ingin tetap menjadi orang yang sama baik saat tidak diawasi atau saat dihujani pertanyaan "Dimana? Ngapain? Sama siapa?" :D.
Terkait dengan soal membiarkan, saya beruntung punya kedua orangtua yang membiarkan anaknya menyimpan ijazah dokter hewannya jadi pajangan dan memilih bekerja jadi tukang gambar. Love you, mom, dad.
Ok, kembali ke topik semula. Mungkin pria jadi mahluk bodoh ketika lepas dari pengawasan. Hmm..hal bodoh apa yang saya lakukan ketika sedang tidak diawasi?

Terus terang saya masih menikmati jadi bodoh asal bebas. Free dumb willy.
*gambar diambil dari iklan L.A lights. Nama agency dan staff-nya tercantum.
Posted at 01:21 am by
dokter tito
Permalink