 |
 |
|
Friday, December 08, 2006
Menolak pijat kaki kelabang ?
 I ni gambar yang seharusnya menyertai terapikomik tentang kelabang kemarin :p. Saya pajang thumbnail-nya aja, ya. Soalnya ini blog yang suka ngeden dulu sebelum menampilkan diri. Ukuran yang sebenarnya boleh ditengok di blog seiring.
Seharusnya hari ini saya lembur, tapi berhubung rasanya ngantuk, saya akhirnya me'nekat'kan diri mewarnai kelabang ber-betis..ehm. Dokter hewan mana yang menolak memijat kelabang kalau betisnya seperti itu. Hahahahaha... Kalau saya sempat bagaimana kalau betisnya diwarnai lebih realistis lagi :p. Bagaimana? Kita tunggu versi PDF-nya ?
Maaf bagi kawan-kawan yang feminist. Ini cuma guyonan tanpa maksud melecehkan. Jangan tuntut saya ke pengadilan, karena saya ini masih miskin...hiks.
Posted at 02:05 am by dokter tito
Permalink
Tuesday, December 05, 2006
Jangan Melamunkan Masa Lalu!
Belum kejadian tapi hampir saya celaka seperti di komik itu. Saya nggak ngerti kenapa orang dijalan teriak-teriak, "Mas, mbok jas hujannya itu digulung! Nanti jatuh kamu!!!". Hiks...dibentak-bentak orang yang nggak kukenal. Tapi pasti orang itu orang baik mau memperingatkan saya. Jangan melamunkan masa lalu, ya.... Hari Selasa selalu menjadi hari yang mendebarkan. Biasanya saya akan berusaha menyelesaikan pekerjaan saya secepatnya. Kemudian sore harinya mulai menggambar, memindai, mewarnai di photoshop, dan saya berusaha komik ini di-publish jam 00.00 AM TENG! Maap kali ini gambarnya rada kacau.
Posted at 11:55 pm by dokter tito
Permalink
Monday, December 04, 2006
Komik strip-ku bisa didownload
Beberapa hari absen kerja. Gara-gara tak enak badan. Ternyata ada gunanya juga saya di rumah. Ngurusi kisruh. Btw, cuma ditinggal beberapa hari sudah bermunculan blog-blog baru yang oke punya. Ndoro Pecas dan Sir Mbilung kabur ke dot com. Saya ditinggal di blogdrive, jagonya blog njengking. Saya masih butuh njengking kok, angin di perut ini cuma keluar kalau njengking. Ada juga blog anakndobos, ini salah satu blog yang bikin ketawa sampai kram perut, sampai saya harus ke eMCeKa. Ada berita bahagia juga untuk anda para fans saya (ceile..sok 'kali) tapi ogah buka blog saya yang doyan njengking cuma untuk baca komik strip jelek-seupil, kini ada solusinya: Download terapikomik versi PDF Gratis! (huek!) Isinya 10 edisi komik strip terapikomik dari sejak awal saya ngeblog. Download dari tempat Nana, ya. Minta ijin sama yang punya storage dulu ya. :p. Sepuluh edisi selanjutnya nanti dulu. Kalau terapinya bikin muntah, ya jangan diterusin, dong. Bacalah terapikomik sesuai dosis !
Tadinya saya pikir terapikomik adalah membuat komik strip mingguan di blog untuk menghujat seseorang. Karena blog diakses darimanapun, jadi saya bisa tertawa dimanapun juga. Tapi sekarang bukan (cuma) itu. Komentar dan respon pengunjung terhadap komik itu amat terapetik. Sangat menghibur saya. Terimakasih pada anda sekalian yang tiap Rabu refresh bolak-balik dan bertanya "komiknya kok telat?". Yang teriak,"Mana..mana?". Sekarang saya bisa membuat komik agak sopan sehingga terhindar dari dosa menghujat seseorang.
Saya ge-er atau apa sih ?
Thanks, ya, 'Na atas masukkan bikin PDF-nya. Tapi apa iya sih komikku sampai bikin mata nyureng-nyureng. Kalau link di atas tidak mempan, klik di sini untuk downlad PDF terapikomik
Posted at 06:31 pm by dokter tito
Permalink
Wednesday, November 29, 2006
Lain Dahulu Lain Sekarang
Dulu...saya cuma bahan tertawaan, karena menekan tombol ini, tombol itu dengan canggung. Kalau melihat anak yang magang di studio jadi geli, karena ingat perlakuan senior sewaktu saya masih buta software. Belajar dari nol disertai rasa takut merusak komputer adalah tantangan yang berat. Saya pernah mengalami itu. Apalagi kalau di rumah tak punya komputer. Tak ada kesempatan untuk bereksperimen sendiri. Bila bereksperimen di studio pasti dilirik senior rese berkaos atari. Sebenarnya saya tidak melarang mereka mencoba-coba kok. Malah bagus kalau mereka tertarik dengan animasi. Saya kan cuma melirik mereka belajar sungguhan atau cuma chatting :p
Posted at 12:23 am by dokter tito
Permalink
Monday, November 27, 2006
Pernah dengar anjing aduan? Ini salah satunya, Pitbull. Akhir-akhir ini Pitbull sering disebut karena ada dokter hewan yang justru berpartisipiasi pada adu anjing tersebut. Di milis dokter hewan, pendapat dokter hewan sendiri bermacam-macam ada yang pro ada juga yang kontra dengan masalah adu mengadu ini. Pitbull adalah ras anjing yang memang dibiakkan untuk diadu. Anjing ini dipercaya merupakan persilangan dari english bulldog dengan terrier. Hasilnya ialah ras dengan rahang yang kuat, badan yang tegap dan keberanian luar biasa bahkan tahan sakit. Bila terluka saat bertarung, dan luka itu harus dijahit, anjing ini kuat menahan rasa sakit tanpa perlu dibius. Saya pernah menyaksikannya lewat video cd yang dibeli paman. Dari sifat-sifatnya yang kita dengar itu tentu kita semua bergidik bukan ? Kabarnya di negara bagian tertentu di Amerika, Pitbull dilarang karena pernah ada kejadian anjing itu menggigit seorang anak kecil sampai mati. Kedengarannya seperti anjing yang jahat. Tapi tidak seperti itu dengan pengalaman saya. Saya pernah beberapa kali menghadapi pitbull tapi tak seganas itu. Anjing ini memang protektif terhadap wilayah, suka menantang anjing lain, bisa menyerang orang yang jahat terhadap majikannya sampai mati tapi tidak agresif, justru sangat bersahabat. Suatu hari ada seekor anjing pitbull dewasa yang mengalami gangguan fungsi hati sehingga kehilangan nafsu makan, dan yang bertugas memberi dia makan....sialnya adalah saya. Kalau cuma meninggalkan piring makanan di depan hidungnya tentu tak akan dimakan, jadi saya harus membuka mulutnya untuk menyuapi. Tak ada reaksi ketika saya menyorongkan sendok kedalam mulutnya. Karena kalau dielus diam saja, mulailah jemari saya masuk ke dalam mulut yang kuat itu, membuka mulutnya kemudian memasukkan nasi sudah yang dicampur dengan dog food ke dalam mulutnya. Ups..seluruh kepalan tangan saya ikut tertarik masuk ke dalam mulut saat lidah si pitbull melakukan refleks menelan. Bukannya marah karena dipaksa makan, si anjing dengan sok akrab malah merebahkan kepalanya di pangkuan saya. Walaupun tampaknya tak bernafsu tapi suapan demi suapan ditelan juga. Harus sambil dielus rupanya. Badan besar begini ternyata manja juga, ya? Ketika mengelus kepalanya saya merasakan otot-otot muka yang sangat tebal, yang melintang dari rahang sampai kepala bagian atas. Pantas saja kalau menggigit sulit lepas. Majalah Dogfans vol.10 tahun 2001 menyebutkan kalau kekuatan gigitan pitbull mencapai 1,2 ton. Anakannya sendiri tidak diijinkan menyusu pada induknya lebih dari umur satu bulan, karena kekuatan rahang anakan pitbull sudah bisa merobek puting induknya. Dari pengalaman tadi, saya yakin bahwa pitbull adalah anjing yang jinak cuma karakter dasarnya memang dibentuk manusia untuk berlaga di arena aduan. Sekitar tahun 1800-an saat adu anjing sedang ngetrend di Inggris, ras demi ras disilangkan supaya ditemukan karakter anjing seperti pitbull sekarang ini. Pitbull adalah anjing yang berani mati cuma untuk mendapatkan pujian dari tuannya. Mengharukan bukan? Hanya saja karakter dasar ini terkadang dimanfaatkan manusia untuk tujuan jahat. 
foto diambil dari http://www.realpitbull.com dan www.puppypoopy.com
Posted at 09:17 pm by dokter tito
Permalink
|
|

PROFIL DOKTER JAGA(L)
dokter titoMale Yogyakarta-BSD-Jakarta Lulusan bidang medis tapi jatuh cinta pada yang lain : komik. Soalnya aneh rasanya kalau harus menunggu pasien datang ke klinik supaya saya mendapatkan uang. Kesannya seperti berharap peliharaan seseorang jadi sakit (taruhan, pasti cuma perasaanku). Yang jelas hobilah yang membawaku ke dunia perburuhan gambar. Dunia tanpa istirahat ini tampaknya bisa jadi alternatif daripada bengong nunggu pasien.
JADWAL TERAPI
kliping terapikomik#1
MENGENDUS KATA
|
|