DOKTER HEWAN BODOH SOK TAHU SOAL KOMIK
KOMIKUS BODOH SOK TAHU SOAL HEWAN


 
Saturday, November 11, 2006
Anjing Virtual, Sakit virtual. Dokternya bisa virtual?

Kapan itu saya baca di blog mas Danu bahwa 'dokter' berasal dari kata docere yang artinya guru. Selain mengobati, dokter selayaknya memberi edukasi bahwa pasien bertanggungjawab terhadap kesehatannya sendiri, obat itu bila tak diikuti maintenance dan gaya hidup yang baik maka kesehatan bla..bla..bla...Kebayang nggak saya ngomong gini sama pasien saya yang notabene nggak ngerti yang saya bicarakan ? Memang sewaktu pemilik hewan masih ada di situ, saya akan menjelaskan sejauh yang saya tahu. Tapi sewaktu si pemilik pulang, gantian si kucing atau si anjing yang saya ajak bicara, " Sini dulu..Ayo, mau sembuh, nggak?.." Mata mereka berkedip seolah mengerti, dengan wajah memelas merelakan pantatnya ditusuk jarum. Tapi ada juga kok yang meringis.

Kejadian begini pasti tak akan terjadi kalau kita memelihara hewan virtual. Coba lihat blog ini. Lihat betapa lucunya Nintendogs. Ini solusi buat orang yang berhalangan piara hewan karena super sibuk. Contohnya mbak ini. Bisa juga untuk latihan sebelum memelihara yang sungguhan. Bagusnya lagi Big Smile, kalau anda lupa ngasih makan trus anjingnya modar*, anda nggak bisa dibilang dosa.

Pernah dengar dokter virtual? Menurut BBC , search engine Google sangat membantu dokter dalam mendiagnosa. Kata BBC tadi, dari 26 kasus penyakit yang dicari di google -dalam hal ini kasus penyakit manusia-, 15 kasus diantaranya bisa didapatkan diagnosa yang benar. Lumayan kan? Ini artinya dokternya sendiri juga memanfaatkan dunia virtual. Saya sendiri juga sering googling, karena tak mungkin saya menyimpan semua informasi obat-obatan dan info penyakit di kepala saya. Justru lebih aman bagi kami untuk tetap up to date, karena efek obat sebenarnya berlainan untuk setiap individu. Misal, "menurut penelitian terbaru barulah diketahui bahwa ras anjing Collie allergi dengan obat ivermectin.". Padahal banyak dokter hewan yang memakai obat ini, soalnya dengan sekali-dua kali juzz (baca:suntik) cacing nematoda, heartworm, kutu, caplak bisa hilang. Kalau kita tetap berpegang pada literatur yang basbang, ya, bisa berabe.

Nah, sekarang kalau anjingnya virtual,  sakitnya juga virtual, lalu dokternya virtual, lalu kita manusia mau ngapain? Jadi programmer semua? Pusing, kan? Maen Nintendogs sajalah. (Nintendo, mbok aku dikasih duit, 'kan sudah dibantu promosi)

Kalau ingin tahu dokter hewan virtual, ya di sini tempatnya. Aku lagi ogah pasang gambar. Blognya jelek!*ngambek*

*mati

Posted at 02:45 am by dokter tito
Comments (16)  

Friday, November 10, 2006
Difitnah

Akika barusan difitnah, bo'! Sebel, deh! Sebel! Sebel! Sebel! Khan aku cuma nunut pake komputer kantor, eh nggak taunya, eh ternyata di sana ada mata iseng, njeprat-njepret. HUh!! NJiprat aja sekalian. Kok aku juga nggak sadar kalau ada sepatu cewe di bawah meja komputer itu. Nggak ngerti ini ngomong apaan? Liat sini!

pembual

Sekalian nitip poto aja, yak. Bapak-Ibuku, tulung potret anakmu ini disebarluaskan di kampung. Ini pas aku masuk tipi. Jadi penjahat munafik, pembual kelas berat, makanya mukanya diorek-orek. Memalukan. Tapi kapan lagi masuk tipi. Mohon di-print, difotokopi, dan ditempel di semua perempatan lampu merah Salatiga. Kalau yang ini beritanya ada di sini. Maap, ya kalau kalian jadi muntah-muntah. Habisnya saya dari rumah udah nyiapin pake kaos atari. Rugi dong kalo nggak dipajang.
Kok judul postingnya difitnah, ya? Padahal saya ini munafik juga.

Posted at 04:13 am by dokter tito
Comments (11)  

Tuesday, November 07, 2006
Mentertawakan kebosanan

Anda seperti saya juga ? Semasa kecil anda tayangan televisi satu-satunya ialah TVRI ?!! Menyebalkan sekali bukan? Film kartun ditayangkan cuma sekali dalam sehari. Susahnya lagi, tv di rumah itu mesti dipanasi dulu, jadi kalau acara kartunnya jam 4 sore, ya, harus dipanasi setengah jam sebelumnya. Kalau saya terlambat menyalakannya tentu saya tak akan kebagian menonton film animasi lagi. Acara setelah itu biasanya membosankan, jadi saya harus berkreatifitas sedikit untuk mentertawakan kebosanan.

Komik ini sekaligus sebagai penjelasan penuturan Paman Gombal yang dulu itu. Coba baca di sini paragraf 4 dan 5.

Masih ingat He-man ? Silverhawks ? M.A.S.K ? wuaah....aku kangen masa kecilku. Tapi ada bagusnya channelnya cuma satu itu, tak seperti sekarang bukan? Di rumah yang saya nunuti, penguasa tv-nya adalah pembantu rumah itu. Lha, acaranya gosip dan sinetron. Ngapain juga saya nonton tv.

Posted at 10:53 pm by dokter tito
Comments (11)  

Monday, November 06, 2006
Nemu gambar burung

Beberapa minggu yang lalu sewaktu bersih-bersih kamar, saya menemukan gambar-gambar saya. Sebagian besar cuman orek-orekan sambil lalu. Tapi sewaktu menemukan gambar ini saya teringat seseorang yang sering mengulas burung di blognya. Kondisinya sudah lecek. Memang tidak saya simpan dalam scrapbook karena sudah penuh gambar-gambar tak bermutu lainnya, mau beli lagi kok males. Tapi melihat gambar ini lagi rasanya rindu suasana dimana saya menggambarnya, tepatnya Oktober 2005 tahun lalu saat saya jaga malam di klinik hewan. Untuk membunuh waktu, saya memilih duduk di sudut dan mencontek foto dari majalah National Geographic kesukaan saya. Jadi terkenang macam-macam bau di klinik, dan wajah-wajah hewan memelas terkulai. Hiks...kok kangen, ya?

Gambar burung itu akhirnya saya scan, saya tunjukkan Sir Mbilung. Mulanya saya ragu, maklum orang ini kan saat mengerti soal burung, saya menduga-duga, paling komentarnya nanti, "Sebenarnya bentuknya nggak begitu, dok." atau, "Anda bilang burung apa ini tadi?". Tapi apapun pendapat beliau, kan saya jadi mengerti langsung dari mulut pakarnya. Besok-besok kalau menggambar lagi, kesalahan itu bisa dihindari. Ternyata,...malah mau dipajang. Siapa yang nggak bangga? Dalam hati memang sebenarnya berharap,hi..hi...hi. Thanks, Sir. Ini kehormatan buat saya. Walaupun kalau dibandingkan dengan pelukis field guide pro macam Agus Prijono saya ini kelihatan keciiiiil buanget, kayak upil.

Tentang Elang Harpy baca di sini. Sayangi satwa, ya!

Posted at 03:01 pm by dokter tito
Comments (9)  

Friday, November 03, 2006
Tabloid Poligami


Beberapa hari yang lalu seorang paman membangunkan saya gara-gara mau pamer tabloid ini. Tabloid edutainment bulanan "Poligami". Begitu tulisan yang ada di bagian atas cover-nya. Wooo...setelah dibaca-baca ternyata tabloid ini dipimpin Puspo Wardoyo, pemilik Rumah Makan Wong Solo itu, yang juga pelaku poligami.

Unik juga, ya. Namanya juga edutainment, mestinya memberikan edukasi dan juga menghibur 'kan ? Saya nggak komentar,ah. Lha wong, cari makan sendiri masih susah, mau kencan juga kadang mikir-mikir dulu, masa mau sok tahu soal poligami. Kalau anda nggak sempat beli tabloidnya, jangan kuatir. Anda bisa download sini, kok.Tongue

Posted at 04:37 pm by dokter tito
Comments (23)  

Next Page

PROFIL DOKTER JAGA(L)


dokter tito
Male
Yogyakarta-BSD-Jakarta
Lulusan bidang medis tapi jatuh cinta pada yang lain : komik. Soalnya aneh rasanya kalau harus menunggu pasien datang ke klinik supaya saya mendapatkan uang. Kesannya seperti berharap peliharaan seseorang jadi sakit (taruhan, pasti cuma perasaanku). Yang jelas hobilah yang membawaku ke dunia perburuhan gambar. Dunia tanpa istirahat ini tampaknya bisa jadi alternatif daripada bengong nunggu pasien.

PESANAN RESEP OBAT
   

JADWAL TERAPI
<< November 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

kliping terapikomik#1

MENGENDUS KATA



engine mengendus kata oleh FreeFind

TERAPI KEMARIN


Dulu Saya Ngajar di Sini:


 Subscribe in a reader


My other links:


portfolioku
Favorit:
Dogster


Make your own badge

http://bangsari.blogspot.com/2007/08/minta-bantuan-donasi-untuk-anak-anak.html


Image Hosted by ImageShack.us
Tour de Djokdja
Motomodders
anjingkita.com
charity e books
Thanks to:


Firefox 2
Subscribe in Bloglines
Powered by FeedBurner

Online Users

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed