 |
 |
|
Wednesday, January 31, 2007
 Siapa tak kenal Sir Mbilung ? Pasti hampir SEMUA pengunjung blog ini mengenalnya. Ia adalah pria paruh baya yang gemar ndobos, dan terkadang diberi sedikit bumbu fitnah, termasuk perihal saya punya lima orang anak itu.
Usia saya terpaut jauh dengannya, tapi pembawaannya yang santai bisa membuat saya cepat merasa akrab. Tak jarang kami saling jual-beli ejekan. Karena lebih kaya, maka sayalah yang paling banyak dapat ejekan! (HUh!) Tetapi akibat jasa beliau jugalah blog ini nunut ngetop. Kawan-kawan blogger yang saya kenal sekarang ini, sebagian merupakan teman beliau.
Seharusnya lebih sip kalau entry ini saya publikasikan sebelum beliau enyah dari Tokyo. (Gara-gara si bos malam-malam ngajak cerita, rencana saya jadi kacau. Lagpula internetnya masih lelet). Tetapi terlambat lebih baik daripada tidak, bukan ? Inilah corat-coret sekadarnya, sir. Selamat berpulang ke tanah air. Mungkin kita tak akan saling chat (baca:saling ejek) sesering ketika anda masih seorang diri di Tokyo. Kalau di Indonesia anda masih nekat sering chat juga, anda pasti akan dibilang "bapak macam apa". Dekat tapi jauh, ya ?NB: Gambarnya sampeyan sengaja saya bikin keliatan jahil, ditambah gambar anak burung onta yang lagi mewek karena ibunya disuruh ngantar sampeyan pulang
Posted at 05:52 pm by dokter tito
Permalink
Posted at 03:35 am by dokter tito
Permalink
Sunday, January 28, 2007
Silit...pasti menjijikkan bukan ? Apa lagi
kalau dekat-dekat dengan makanan. Tapi bukan untuk silit satu ini. Dengan silit anda bisa
mendapatkan makanan yang hangat kebul-kebul dan lezat. Apalagi yang
memasak bibi
ini. Awalnya cuma obrolan, tentang simbah
saya yang menjumpai penggorengan bermerek "Silit" di Jerman, tapi
tampaknya muncul ide posting di benak kawan-kewan. Mungkin
kami gila. Tapi sebut saja kami cuma mencari alasan untuk bicara
jorok. Atau....coba saya tarik kembali ucapan saya.
Silit bukanlah jorok, karena sewaktu kuliah saya pernah
mendiskusikannya ramai-ramai sambil makan di kantin. Silit ada di
setiap lapisan masyarakat. Silit ada waktu kita makan, ada waktu kita
defekasi, dimana-mana ada. Pandangan tiap-tiap orang tentang silit juga
berbeda. Singkatnya saya meremehkan silit. Maka dari itu,
baca di sini juga: silit juga bisa ndobossilit kentangsilit bergerak-geraksilit jauh di planet
venusupdate: silit
banget-nya tikababu
negara nulis silit beneranmama
syah memasak dengan silit
Posted at 01:56 am by dokter tito
Permalink
Wednesday, January 24, 2007
harusnyaakunggakperlungomongkesampeyankalaukeyboard warnetyangsampeyanjagaini supernjelehi!!Sayakesinikarenaterpaksa,dikantorkoneksiinternetnyasuperburuk.Manahujan-hujanansayakesini.Warnetjugapenuh..KOkbisa?!!
mas operator,tolongkerjayangserius..inispacebarkoksusahamatt!!!uploadgambarjugasusah amat. bolakbalikupload,gambarnyambak2yangituuuuuuterooosyangkeluar.Gambarkugakbisadiupload.Setelah gantibrowserbarulahbisa.Sayamohonwarnetmunyukinidibenerin.Supayamunyukyangpunyawarnetjugadisenangimunyukyangpakejasawarnet.
Posted at 12:11 am by dokter tito
Permalink
 Tanganhitam-hitam. Mukahitam-hitam. Gara-garaterikmatahari!!. Sayangbelumsempat difototuh,lengansayayangwarna-warniitu. Satu lengan saja ada tiga macamwarna. Gimana,sihCaranyaBiarJadi putih lagi ? Lengankuhitamsepertikucingsiam :( Hariinikoneksiinternet dikantor putus-putus.Saya hujan-hujan pergi ke warnet,smpaidiwarnet sayadapatkomputeryangkeyboardnyabikinfrustrasi......spacebarnya susahamatdipencett. Sayaogah pindah bilikkarenalagisebel. Mana masukanginpula.Manadikejar-kejar sirmbilung, mbakyati, bebex, bibisukapergisupayapostingsebelumjam12tet. Demifans...demi fans...oh,inihukumannyabolosposting komik.
Posted at 12:03 am by dokter tito
Permalink
|
|

PROFIL DOKTER JAGA(L)
dokter titoMale Yogyakarta-BSD-Jakarta Lulusan bidang medis tapi jatuh cinta pada yang lain : komik. Soalnya aneh rasanya kalau harus menunggu pasien datang ke klinik supaya saya mendapatkan uang. Kesannya seperti berharap peliharaan seseorang jadi sakit (taruhan, pasti cuma perasaanku). Yang jelas hobilah yang membawaku ke dunia perburuhan gambar. Dunia tanpa istirahat ini tampaknya bisa jadi alternatif daripada bengong nunggu pasien.
JADWAL TERAPI
kliping terapikomik#1
MENGENDUS KATA
|
|