Tuesday, January 16, 2007
Nggak mengerjakan pe-er lagi
Maafkan saya karena ingkar komitmen men-terapi komik anda. Hari Rabu ini kami para buruh akan berkumpul bersama menyaksikan film animasi yang telah kami buat. Sekaligus evaluasi dan membahas tenggat bulan Februari nanti. Nah, doakan semoga sewaktu membahas rapat terjadi pertempuran hebat. Kalau atasan saya tewas, pasti tak ada pekerjaan lagi, dan pasti......bisa posting komik tiap Rabu lagi.
Tapi kalau dipikir-pikir. Kami ini belum digaji untuk pekerjaan yang sedang dikerjakan sekarang ini. Kalau begitu jangan mati dulu, bos. Gajian saja dulu.
Posted at 11:29 pm by
dokter tito
Permalink
Monday, January 15, 2007
Template biasbiru yang ciamik!
Saya senang mendesain web. Menulis script HTML sekaligus menyusun visualisasi halaman web mestinya merangsang kedua belah otak secara imbang. Saya pernah membuat desain web menggunakan notepad. Hasilnya ialah sakit kepala, walaupun akhirnya jadi kelihatan pintar di depan cewek yang memergoki saya utak-atik halaman web :p. Tapi membuat tampilan halaman web tentu berbeda dengan membuat lay out majalah. Dalam web, kecepatan loading sangatlah penting. Maka file gambar pun dikompres sedemikian rupa sehingga mudah dibuka di web browser.
Baru saja ditinggal kuliah lagi, ternyata sudah ada weblog, ada css, ada rss. Nama-nama aneh yang semakin populer saat ini. Saya tak pernah puas dengan template standar, tapi juga tak mengerti cara memodifikasi nama-nama aneh tadi. Cuma belajar saja sudah bikin keringat dingin. Suatu saat, karena ingin mencoba membuatkan blog untuk seorang rekan, saya minta contekan desain blog bapak
kepik biru, yang ternyata kebaikan hatinya kebangetan :D. Wong cuma minta contekan script kok malah dibuatin template. Tentu saja langsung saya coba. Wuaaah...ciamik!! Template buatan si
Ary bikin minder saja. Warna hijaunya tentu membuat blog tampak lebih bersemangat, dibanding desain blog saya yang suram. Konon warna hijau katanya bisa memberi rasa sejuk. Saya menggunakan warna hijau untuk website terapikomik, lho. Tapi untuk blog yang sekarang ini, kenapa ya warnanya coklat ? Cokelat sepertinya enak.
Tak lupa pula ia menempatkan gambar kucing yang lucu di bagian kanan image header. Lalu gambar header saya yang original seolah dijepit dengan paper clip di bagian kiri, kesan flat menjadi hilang. Bagus bukan? Kawan-kawan pasti iri ?
Posted at 11:48 pm by
dokter tito
Permalink
Wednesday, January 10, 2007
Mukaku lebih jelek dari telapak kaki

HUaa..telat lagi nih postingnya..:( . Maaf yang sudah menunggu. Akhir-akhir ini saya lebih sering keluyuran di lapangan. Pagi sore terkena terik sinar matahari. Kulit jadi hitam tak karuan. Beberapa hari terakhir ini pula saya masuk kerja sore hari. Rekan kerja yang baru saja pasti selalu bertanya, "Kok item?". Akhirnya, setiap kali saya berkaca, telapak kaki sendiri saja terlihat lebih tampan.
Posted at 10:52 pm by
dokter tito
Permalink
Wednesday, January 03, 2007

Ini masih hari Rabu kan? Maaf internetnya bolak-balik ngadat terus.
Posted at 09:36 pm by
dokter tito
Permalink
Wednesday, December 27, 2006
Yang salah siapa?(GameBoynya ketinggalan)

Masih hari Rabu bukan ? Ini cerita sewaktu saya pergi menjemput
Sir mbilung, Adri dan
Ghilman. Kikuk juga sewaktu menjemput mereka. Esoknya
Nananias menyusul pendaratannya di Yogya. Besoknya
Ndoro Pecas Ndahe. Rame, deh. Beruntung orang-orang ini selalu saja punya bahan untuk dibicarakan sehingga tak pernah ada rasa jenuh, mm..ada sebagian besar bahan pembicaraan sebenarnya, ya
ngeledek saya itu.
Komik ini berkisah tentang kecerobohan saya meninggalkan
Game Boy Ghilman di taksi. Tangan ini gatal kalau lihat
game console, apalagi
GBA (Game Boy Advance) yang tersohor itu, walaupun ini jaman
console diatas 128 bit tapi mobilitas dan banyaknya koleksi game
GBA membuat
console ini disukai, maka saya ulurkan tangan untuk meminjamnya. Waktu itu hujan deras, dan kami harus bergegas masuk penginapan, apalagi Ghilman kebelet pipis. Paniklah saya sewaktu tersadar
GBA-nya tertinggal. Beruntung taksinya bisa dihubungi supaya kembali lagi ke penginapan. Sudut pandang yang lain dari cerita ini bisa dilihat di
sini.
Posted at 08:55 pm by
dokter tito
Permalink