 |
 |
|
Monday, January 15, 2007
Template biasbiru yang ciamik!
Saya senang mendesain web. Menulis script HTML sekaligus menyusun visualisasi halaman web mestinya merangsang kedua belah otak secara imbang. Saya pernah membuat desain web menggunakan notepad. Hasilnya ialah sakit kepala, walaupun akhirnya jadi kelihatan pintar di depan cewek yang memergoki saya utak-atik halaman web :p. Tapi membuat tampilan halaman web tentu berbeda dengan membuat lay out majalah. Dalam web, kecepatan loading sangatlah penting. Maka file gambar pun dikompres sedemikian rupa sehingga mudah dibuka di web browser. Baru saja ditinggal kuliah lagi, ternyata sudah ada weblog, ada css, ada rss. Nama-nama aneh yang semakin populer saat ini. Saya tak pernah puas dengan template standar, tapi juga tak mengerti cara memodifikasi nama-nama aneh tadi. Cuma belajar saja sudah bikin keringat dingin. Suatu saat, karena ingin mencoba membuatkan blog untuk seorang rekan, saya minta contekan desain blog bapak kepik biru, yang ternyata kebaikan hatinya kebangetan :D. Wong cuma minta contekan script kok malah dibuatin template. Tentu saja langsung saya coba. Wuaaah...ciamik!! Template buatan si Ary bikin minder saja. Warna hijaunya tentu membuat blog tampak lebih bersemangat, dibanding desain blog saya yang suram. Konon warna hijau katanya bisa memberi rasa sejuk. Saya menggunakan warna hijau untuk website terapikomik, lho. Tapi untuk blog yang sekarang ini, kenapa ya warnanya coklat ? Cokelat sepertinya enak. Tak lupa pula ia menempatkan gambar kucing yang lucu di bagian kanan image header. Lalu gambar header saya yang original seolah dijepit dengan paper clip di bagian kiri, kesan flat menjadi hilang. Bagus bukan? Kawan-kawan pasti iri ?
Posted at 11:48 pm by dokter tito
Permalink
Wednesday, January 10, 2007
Mukaku lebih jelek dari telapak kaki
 HUaa..telat lagi nih postingnya..:( . Maaf yang sudah menunggu. Akhir-akhir ini saya lebih sering keluyuran di lapangan. Pagi sore terkena terik sinar matahari. Kulit jadi hitam tak karuan. Beberapa hari terakhir ini pula saya masuk kerja sore hari. Rekan kerja yang baru saja pasti selalu bertanya, "Kok item?". Akhirnya, setiap kali saya berkaca, telapak kaki sendiri saja terlihat lebih tampan.
Posted at 10:52 pm by dokter tito
Permalink
Wednesday, January 03, 2007
 Ini masih hari Rabu kan? Maaf internetnya bolak-balik ngadat terus.
Posted at 09:36 pm by dokter tito
Permalink
Wednesday, December 27, 2006
Yang salah siapa?(GameBoynya ketinggalan)
 Masih hari Rabu bukan ? Ini cerita sewaktu saya pergi menjemput Sir mbilung, Adri dan Ghilman. Kikuk juga sewaktu menjemput mereka. Esoknya Nananias menyusul pendaratannya di Yogya. Besoknya Ndoro Pecas Ndahe. Rame, deh. Beruntung orang-orang ini selalu saja punya bahan untuk dibicarakan sehingga tak pernah ada rasa jenuh, mm..ada sebagian besar bahan pembicaraan sebenarnya, ya ngeledek saya itu. Komik ini berkisah tentang kecerobohan saya meninggalkan Game Boy Ghilman di taksi. Tangan ini gatal kalau lihat game console, apalagi GBA (Game Boy Advance) yang tersohor itu, walaupun ini jaman console diatas 128 bit tapi mobilitas dan banyaknya koleksi game GBA membuat console ini disukai, maka saya ulurkan tangan untuk meminjamnya. Waktu itu hujan deras, dan kami harus bergegas masuk penginapan, apalagi Ghilman kebelet pipis. Paniklah saya sewaktu tersadar GBA-nya tertinggal. Beruntung taksinya bisa dihubungi supaya kembali lagi ke penginapan. Sudut pandang yang lain dari cerita ini bisa dilihat di sini.
Posted at 08:55 pm by dokter tito
Permalink
Monday, December 25, 2006
Have Yourself a Merry Little Christmas
Kotak kosong? Sering kali kita terlalu berharap mendapatkan sesuatu ketika membuka sebuah kado, dan seiring dengan harapan terkadang ada kekecewaan ketika mendapati sesuatu yang tak sesuai keinginan. Natal kali ini penuh kekecewaan. Saya tak bisa merasakan suasana Natal karena masih juga dikejar-kejar target kerja. Ibu tak bisa pergi-pergi karena sakit, shock juga mungkin lihat hasil medical checkup-nya. Bapak juga urung pergi karena memilih menemani ibu di Salatiga. Saya di Jogja. Entah apakah adik mengalami kekecewaan yang sama, saya pulang pagi, tidur siang, dia pergi pagi hari dan pulang siang. Yang jelas kami sekeluarga kesulitan berkumpul akhir tahun ini. Curang sekali, padahal saya kan punya banyak ide untuk natal kali ini. Menyebalkan sekali kalau tak punya kesempatan untuk posting. Sialnya lagi, saya satu-satunya Kristen proset...euh..protestan di studio. Menjadi minoritas tentu berbeda, tak ada yang memutar lagu-lagu Natal. Tak ada hiasan-hiasan Natal. Sepele, sebagian orang akan menganggap sebagai simbol ganjil, tapi kenyataannya tema bisa membawa suasana hati lebih menikmati hari raya. Kali ini saya merasa kehilangan suasana Natal.  Mulailah saya berusaha berpikir positif tentang Natal kali ini. Tentu saja merayakan Natal tak harus seperti mesin yang diprogram untuk melakukan hal yang rutin setiap tahun. Justru kehilangan itu cara yang baik untuk mengingat apa yang pernah dimiliki bukan ? Tapi anehnya kali ini saya banyak mendapat ucapan Natal dari rekan-rekan non Nasrani :). Mulai dari blogger yang tak pernah bertatap muka sekalipun, juga kawan yang saya pikir tak terlalu akrab, dan mereka memberi ucapan Natal lewat shoutbox, maupun pesan singkat lainnya. Terharu, ternyata perbedaan tak membuat saya duduk sendiri di sini. Natal bukanlah untuk menyesali apa yang tak kita punyai, melainkan bersyukur atas apa yang kita miliki, toh semangat Natal bermula dari kesederhanaan di atas palungan dalam kandang. Bukan buaian mewah dalam Istana. Selamat Natal dan Tahun Baru. Damai sejahtera turun ke Bumi bagi anda sekalian. -warga minoritas Encouraged by Yoyok&YatiTerimakasih untuk semua yang mengucapkan selamat Natal. Cuma ucapan, tapi saya bahagia. Have yourself a merry little christmas, maybe....not exactly a christmas.....but have yourself a merry one! Gambar: Karya saya sendiri beberapa tahun lalu. Tak sempat menggambar lagi :(
Posted at 09:07 pm by dokter tito
Permalink
|
|

PROFIL DOKTER JAGA(L)
dokter titoMale Yogyakarta-BSD-Jakarta Lulusan bidang medis tapi jatuh cinta pada yang lain : komik. Soalnya aneh rasanya kalau harus menunggu pasien datang ke klinik supaya saya mendapatkan uang. Kesannya seperti berharap peliharaan seseorang jadi sakit (taruhan, pasti cuma perasaanku). Yang jelas hobilah yang membawaku ke dunia perburuhan gambar. Dunia tanpa istirahat ini tampaknya bisa jadi alternatif daripada bengong nunggu pasien.
JADWAL TERAPI
kliping terapikomik#1
MENGENDUS KATA
|
|