Sudah menonton film Batman dan Robin? Batman yang dimainkan oleh George Clooney ini adalah satu-satunya Batman yang punya puting. Di film itu, Batman dan Robin punya puting di kostumnya, sementara Batgirl tidak. Jadi tidak salah saya memilih judul puting pada pria. Apa gunanya puting pada pria? 3 tahun lalu saya dibilang dokter palsu oleh teman saya, gara-gara saya tanya puting di pria buat apa. Toh nggak ada gunanya. Saya diceramahi soal organ vestigial. Bagian tubuh yang berkembang tapi tidak berfungsi. Pasti anda tahu sayap pada ayam, burung onta, mata tikus mondok, ruas tulang jari pada paus, masih banyak lagi kalau mau dicari.
Beberapa waktu kemudian saya menemukan fakta bahwa pendapat saya salah, puting pada pria, eh..jantan itu ada gunanya. Setidaknya pada kelelawar buah dayak (Dyacopterus spadiceus). Kenapa kelelawar buah jantan ini menyusui anaknya belum diketahui. Kemampuan menyusui kelelawar jantan ini kemungkinan karena evolusi yang panjang serta konsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen tinggi. Contoh makanan yang mengandung estrogen yang sering kita jumpai adalah kedelai, tempe, kacang, nasi, ginseng dan apel.
Dulu saya mencibir kostum Batman berputing. Tapi akhirnya saya memahami. Mungkin Bruce Wayne (alter ego Batman) mengkonsumsi banyak sekali tempe, kemudian tanpa melalui pernikahan memutuskan untuk memungut seorang anak yatim piatu bernama Dick Grayson (Robin). Maaf saya bercanda. Saya tidak akan bercerita tentang anak yang menyusu soal pria. Ini karangan saya, tidak ada di filmnya. Intinya, puting pria, eh jantan bisa berguna, mungkin pria juga punya potensi untuk menyusui anak dengan buah dadanya. Pengetahuan tidak berguna ini mungkin akan berguna, ketika seorang anak lahir tanpa ibu. Pasti dicela di daerah yang maju, tapi kalau terjadi di daerah terpencil tanpa fasilitas memadai dan dokter,... siapa yang tahu.
Posted at 12:14 am by
dokter tito
Permalink
It's been a long time.

Namanya Juminten, punya zodiak yang sama dengan saya. Sama-sama keras kepala. Banyak hal yang berbeda dari kami, yang membuat kami berdebat tentang banyak hal. But, mostly i'm wrong. I finally see the bright side of her.
Kebetulan sejak lulus ia dapat kerja di sini. Alhasil sejak akhir tahun lalu bekerja di Serpong, saya membantunya mencari kost, tentu tempat ini asing baginya. Ia kost tak jauh dari kost saya.
Kebalikan dari saya yang menyepi, dan lamban, ia aktif dan enerjik. Awal di Serpong, saya mengajaknya mengenal lokasi sebelum dia bisa pergi sendiri. Tentu kertas dan pensil tetap bersama saya. Akhir pekan masih saya pakai untuk bekerja. But we having a great times together ^^.
Saya tahu kami berbeda, just want to have great times together. Nanti pada waktunya kami menemukan jalan masing2.

saat nonton angels and demons
Posted at 11:55 am by
dokter tito
Permalink